Turunan sebagai Laju Perubahan
Kalkulus Komputasi
Jawaban singkat
Turunan adalah laju perubahan: ia menyatakan seberapa cepat satu besaran berubah per satuan besaran lain, dalam satuan yang pertama dibagi satuan yang kedua. Untuk benda yang bergerak sepanjang garis lurus dengan posisi s(t), kecepatan adalah (ds)/(dt), laju adalah nilai mutlaknya, percepatan adalah (d^2s)/(dt^2), dan sentakan adalah (d^3s)/(dt^3). Dalam ekonomi turunan biaya adalah biaya marjinal, yang dekat dengan harga satu satuan lagi.
Poin penting
- Turunan (dy)/(dx) adalah laju perubahan sesaat y terhadap x; satuannya adalah satuan y per satuan x, dan ia berubah bila peubahnya diganti (luas terhadap jari-jari atau terhadap diameter).
- Kecepatan adalah v=(ds)/(dt) dan tandanya adalah arah; laju adalah |v|; percepatan adalah a=(dv)/(dt)=(d^2s)/(dt^2); sentakan adalah (da)/(dt). Benda makin cepat bila v dan a bertanda sama dan makin lambat bila berbeda.
- Pada jatuh bebas s=4,9t^2 meter memberi v=9,8t dan percepatan tetap 9,8 m/s^2; batu yang dilempar ke atas dengan 49 m/s mencapai puncak setelah 5 detik pada 122,5 m dan mendarat setelah 10 detik.
- Biaya marjinal c'(x) menghampiri biaya satu satuan lagi, dan pendapatan marjinal r'(x) pendapatan tambahannya; selisihnya menaksir laba tambahan. Hampiran itu baik bila gradiennya berubah pelan.
- |f'| yang besar berarti f peka terhadap masukannya: perubahan kecil pada x membuat perubahan besar pada f(x).
- Dari data, turunan adalah hasil bagi selisih, dan setiap penurunan memperbesar derau pengukuran: derau posisi 0,01 m menjadi galat kecepatan 0,7 m/s dan galat percepatan sekitar 60 m/s².
Bagaimana mengukur seberapa cepat satu besaran berubah terhadap besaran lain?
Kamu menurunkan besaran pertama terhadap besaran kedua, dan membacanya dalam satuan yang pertama per satuan yang kedua. Jika y bergantung pada x, hasil bagi selisih (\Delta y)/(\Delta x) adalah laju perubahan rata-rata pada suatu langkah, dan limitnya (dy)/(dx) adalah laju perubahan sesaat. Kata "sesaat" dipakai juga bila x bukan waktu, dan sering dihilangkan: "laju perubahan" berarti yang sesaat. Ini limit yang sama dengan turunan di suatu titik, kini dibaca sebagai laju.
Satuannya muncul dari hasil bagi. Jika luas A lingkaran diukur dalam meter persegi dan diameternya D dalam meter, maka (dA)/(dD) dalam meter persegi per meter. Untuk A=(π D^2)/(4), (dA)/(dD)=(π D)/(2), sehingga saat D=10 m luasnya bertambah 5π≈15,71 meter persegi untuk setiap tambahan satu meter diameter.
Laju bergantung pada peubah yang kamu pilih. Lingkaran yang sama diukur dengan jari-jarinya memiliki A=π r^2 dan (dA)/(dr)=2π r. Pada D=2r itu dua kali lebih besar daripada (dA)/(dD), karena diameter bertambah dua kali lebih cepat daripada jari-jari. Seperti kilometer per jam terhadap meter per detik, laju selalu milik sepasang satuan.
Laju yang ternyata geometri. Untuk lingkaran, (dA)/(dr)=2π r adalah kelilingnya; untuk bola, (dV)/(dr)=4π r^2 adalah luas permukaannya; untuk kubus, (dV)/(da)=3a^2 adalah luas tiga sisinya. Alasannya sama pada tiap kasus: bangun yang sedikit lebih besar adalah bangun lama ditambah selapis tipis, dan volume lapisan itu adalah luasnya kali tebalnya.
Menaksir perubahan. Karena \Delta y≈(dy)/(dx) \Delta x untuk langkah kecil, laju memberi taksiran cepat. Jari-jari bola bertambah dari 2 m ke 2,2 m: laju volume di r=2 adalah 4π·4≈50,27 meter kubik per meter, sehingga \Delta V≈50,27·0,2≈10,05 meter kubik. Perubahan eksaknya \frac43π\left(2,2^3-2^3\right)≈11,09, sekitar 10\% lebih besar: taksiran memakai gradien di awal langkah, dan permukaannya membesar bersama bola. Langkah yang lebih kecil memperkecil galatnya.
Pilih sebuah bangun di bawah dan bandingkan pertambahan eksak dengan lajunya.
Interaktif: laju luas dan volume
Perbesar lingkaran, bola, kubus, atau persegi dan lihat bahwa laju luas atau volumenya adalah panjang atau luas yang sudah kamu kenal: keliling, luas permukaan, tiga sisi, setengah keliling.
Bagaimana kecepatan, laju, dan percepatan berasal dari turunan?
Untuk benda yang bergerak sepanjang garis lurus dengan posisi s(t), kecepatan adalah turunan posisi, percepatan adalah turunan kecepatan, dan sentakan adalah turunan percepatan: v=(ds)/(dt), a=(dv)/(dt)=(d^2s)/(dt^2), dan j=(da)/(dt)=(d^3s)/(dt^3). Garisnya biasanya mendatar atau tegak, dan s adalah koordinat pada garis itu.
- Perpindahan dan kecepatan rata-rata. Dari t sampai t+\Delta t perpindahannya \Delta s=s(t+\Delta t)-s(t) dan kecepatan rata-ratanya (\Delta s)/(\Delta t).
- Kecepatan adalah limit kecepatan rata-rata saat \Delta t→0. Tandanya adalah arah: positif bila s bertambah (maju, atau naik pada garis tegak), negatif bila s berkurang.
- Laju adalah nilai mutlak |v|, kemajuan tanpa arah. Mobil yang dikendarai ke rumah teman dan kembali dengan 50 km/jam memiliki spidometer yang menunjukkan 50 pada kedua arah, padahal kecepatannya +50 lalu -50.
- Percepatan menyatakan seberapa cepat kecepatan berubah: ia turunan kedua posisi. Satuannya satuan kecepatan per satuan waktu, seperti m/s^2.
- Sentakan adalah laju perubahan percepatan. Perjalanan terasa tersentak-sentak bila percepatan berubah mendadak, belum tentu bila ia besar.
Grafik s terhadap t bukan lintasan benda: lintasannya terletak pada garis, dan grafik memperlihatkan di mana benda itu kapan. Gradiennya adalah kecepatan.
Makin cepat atau makin lambat. Benda makin cepat bila kecepatan dan percepatan bertanda sama (ia menambah laju searah geraknya) dan makin lambat bila bertanda berlawanan. Percepatan saja belum menentukan: a<0 dengan v<0 adalah benda yang bergerak mundur dan makin cepat.
Contoh. Ambil s=t^3-6t^2+9t meter untuk 0\le t\le4 detik. Maka v=3t^2-12t+9=3(t-1)(t-3) dan a=6t-12. Kecepatan nol di t=1 dan t=3, tempat benda berbalik arah: s(1)=4 dan s(3)=0. Tabel geraknya:
- 0<t<1: v>0, a<0, maju dan makin lambat;
- 1<t<2: v<0, a<0, mundur dan makin cepat;
- 2<t<3: v<0, a>0, mundur dan makin lambat;
- 3<t<4: v>0, a>0, maju dan makin cepat.
Perpindahan pada [0,4] adalah s(4)-s(0)=4 m dan kecepatan rata-ratanya 1 m/s, tetapi benda sebenarnya menempuh 4+4+4=12 m, karena jarak dijumlahkan bagian demi bagian di antara putaran balik. Di t=2, tempat a=0, lajunya |v(2)|=3 m/s.
Ketik fungsi posisimu sendiri di bawah: alat itu menemukan putaran balik secara eksak (bahkan bila bukan pecahan), mengklasifikasi setiap selang, dan menjumlahkan jaraknya.
Interaktif: gerak sepanjang garis lurus
Ketik fungsi posisi s(t) dan lihat kecepatan, percepatan, dan sentakannya, grafik posisi, kecepatan, dan percepatan, kapan benda maju atau mundur serta makin cepat atau makin lambat, dan jarak totalnya.
Bagaimana menganalisis jatuh bebas dan benda yang dilempar?
Di dekat permukaan Bumi setiap benda jatuh memiliki percepatan tetap yang sama g≈9,8 m/s^2, sehingga jarak jatuhnya dari keadaan diam adalah s=\frac12gt^2=4,9t^2 meter, kecepatannya v=9,8t, dan percepatannya tetap 9,8. Rumus ini berasal dari percobaan Galileo dan berlaku dalam ruang hampa; ia memodelkan benda padat dan berat dengan baik selama beberapa detik pertama, sebelum hambatan udara berarti.
Bola baja yang dijatuhkan. Dalam 3 detik pertama ia jatuh s(3)=4,9·9=44,1 m. Kecepatannya saat itu v(3)=9,8·3=29,4 m/s ke bawah, lajunya 29,4 m/s, dan percepatannya 9,8 m/s^2. Karena percepatannya tetap, sentakannya (d)/(dt)(9,8)=0: tidak ada yang tersentak-sentak pada jatuh bebas.
Batu yang dilempar lurus ke atas. Sebuah ledakan melontarkan batu ke atas dengan laju awal 49 m/s, sehingga tingginya s=49t-4,9t^2 meter, diukur ke atas, dan v=49-9,8t.
- Seberapa tinggi ia naik? Di puncak kecepatannya 0: 49-9,8t=0 memberi t=5 detik dan s(5)=245-122,5=122,5 m.
- Lajunya di 78,4 m, saat naik dan saat turun. Menyelesaikan 49t-4,9t^2=78,4 memberi 4,9(t^2-10t+16)=0, yang difaktorkan menjadi (t-2)(t-8)=0: batu berada di 78,4 m setelah 2 detik saat naik dan setelah 8 detik saat turun. Kecepatannya v(2)=29,4 dan v(8)=-29,4 m/s: laju yang sama, dengan arah berlawanan.
- Percepatannya. a=(d)/(dt)(49-9,8t)=-9,8 m/s^2 sepanjang waktu, naik dan turun: gravitasi menarik ke bawah, sehingga batu melambat saat naik dan makin cepat saat turun. Di puncak kecepatannya nol dan percepatannya tetap -9,8.
- Kapan ia mendarat? s=49t-4,9t^2=4,9 t (10-t)=0 memberi t=0 (ledakan) dan t=10 detik. Kecepatannya saat mendarat v(10)=-49 m/s: ia kembali dengan laju yang sama dengan saat berangkat.
Cerita yang sama untuk laju awal v_0 mana pun. Dari s=v_0t-\frac12gt^2 puncaknya di t=(v_0)/(g), tingginya (v_0^2)/(2g), pendaratannya di t=(2v_0)/(g) (dua kali lebih lama daripada naiknya) dan kecepatan mendaratnya -v_0. Dengan v_0=49 dan g=9,8 nilainya 5 detik, \frac240119,6=122,5 m, dan 10 detik.
Grafik s terhadap t adalah parabola, tetapi batu bergerak sepanjang garis tegak: parabola itu menunjukkan tinggi terhadap waktu, dan gradiennya di tiap saat adalah kecepatan. Alat pada bagian sebelumnya menangani semua ini: coba prasetel 49t - 4.9t^2 pada 0\le t\le10.
Apa itu biaya, pendapatan, dan laba marjinal?
Dalam ekonomi besaran marjinal adalah turunan: biaya marjinal adalah laju perubahan biaya c(x) terhadap banyak satuan x, (dc)/(dx), dan ia menaksir berapa biaya satu satuan lagi. Biaya rata-rata h satuan berikutnya adalah (c(x+h)-c(x))/(h); limitnya saat h→0 adalah biaya marjinal. Secara longgar, biaya marjinal didefinisikan sebagai tambahan biaya satu satuan lagi, c(x+1)-c(x), yang dihampiri oleh c'(x) bila gradien c tidak berubah cepat di dekat x. Hampiran itu sering bekerja baik untuk x besar.
Biaya tetap dan biaya variabel. Fungsi biaya total sering berupa polinomial kubik c(x)=α x^3+β x^2+\gamma x+\delta. Konstanta \delta adalah biaya tetap (sewa, peralatan, manajemen) yang tidak bergantung pada x; suku lainnya adalah biaya variabel (bahan, tenaga kerja). Kubik biasanya cukup untuk menangkap perilaku biaya pada rentang yang realistis.
Contoh. Misalkan biaya membuat x radiator sehari adalah c(x)=x^3-6x^2+15x ribu rupiah, dan pendapatan dari menjualnya r(x)=x^3-3x^2+12x ribu rupiah. Toko membuat 10 sehari. Berapa biaya radiator kesebelas, dan berapa yang dihasilkannya?
- Biaya marjinal: c'(x)=3x^2-12x+15, sehingga c'(10)=300-120+15=195 ribu rupiah.
- Pendapatan marjinal: r'(x)=3x^2-6x+12, sehingga r'(10)=300-60+12=252 ribu rupiah.
- Taksiran laba dari radiator tambahan itu: 252-195=57 ribu rupiah.
Angka eksaknya c(11)-c(10)=770-550=220 ribu rupiah dan r(11)-r(10)=1100-820=280 ribu rupiah, laba 60. Taksiran 195, 252, dan 57 dekat tetapi tidak sama, karena gradien biaya dan pendapatan naik seiring produksi: turunan adalah laju di x=10, dan satu satuan penuh adalah langkah yang besar. Langkah yang lebih kecil akan lebih cocok.
Laba marjinal. Laba adalah pendapatan dikurangi biaya, p=r-c, sehingga laba marjinal adalah r'-c'. Ia nol di tempat pendapatan marjinal sama dengan biaya marjinal, tempat memproduksi sedikit lebih banyak atau lebih sedikit mengubah laba hampir tidak sama sekali. Mencari tingkat produksi terbaik di antara tempat-tempat seperti itu adalah soal optimasi, yang dibahas kemudian.
Tarif pajak marjinal. Laju marjinal muncul juga pada pajak. Jika tarif pajak penghasilan marjinalmu 28\% dan penghasilanmu naik Rp1.000.000, kamu membayar sekitar Rp280.000 lebih banyak. Itu tidak berarti kamu membayar 28\% dari seluruh penghasilan: artinya (dT)/(dI)=0,28, pajak atas setiap rupiah tambahan. Saat penghasilan naik kamu mungkin masuk lapisan yang lebih tinggi, dan tarif marjinalnya naik.
Ketik biaya dan pendapatan apa pun di bawah dan bandingkan setiap nilai marjinal dengan perubahan eksak satu satuan.
Interaktif: biaya, pendapatan, dan laba marjinal
Ketik fungsi biaya dan pendapatan dan bandingkan setiap nilai marjinal, yaitu turunannya, dengan biaya atau pendapatan eksak untuk satu satuan lagi, serta cari tempat pendapatan marjinal sama dengan biaya marjinal.
Bagaimana turunan mengukur kepekaan terhadap perubahan?
Fungsi peka terhadap masukannya di tempat perubahan kecil pada x menghasilkan perubahan besar pada f(x), dan turunan f'(x) mengukur tepat itu: makin besar |f'(x)|, makin peka f di x. Pada grafik itu adalah kecuraman garis singgung.
Kacang polong dan gen. Gregor Mendel menemukan bahwa jika p (di antara 0 dan 1) adalah frekuensi gen kulit halus pada kacang polong dan 1-p frekuensi gen kulit keriput, maka proporsi kacang halus pada generasi berikutnya adalah y=2p(1-p)+p^2=2p-p^2. Turunannya (dy)/(dp)=2-2p, dekat 2 untuk p dekat 0 dan dekat 0 untuk p dekat 1. Jadi hasilnya jauh lebih peka terhadap p ketika p kecil: menambahkan beberapa gen kulit halus ke populasi yang kebanyakan keriput berpengaruh jauh lebih besar pada generasi berikutnya daripada menambahkan jumlah yang sama ke populasi yang sudah kebanyakan halus.
Jarak pengereman. Sebuah model jarak henti total mobil pada kecepatan V km/jam adalah s=0,21V+0,0063V^2 meter: bagian linear adalah jarak yang ditempuh selagi pengemudi bereaksi, bagian kuadrat adalah jarak pengereman. Turunannya (ds)/(dV)=0,21+0,0126V, yaitu 0,84 meter per km/jam pada 50 km/jam dan 1,47 meter per km/jam pada 100 km/jam. Jarak henti jauh lebih peka terhadap kecepatan ketika kamu sudah melaju cepat: dari 50 ke 100 km/jam kecepatan menjadi dua kali, tetapi jarak henti naik dari 26,25 m menjadi 84 m, lebih dari tiga kali.
Cara membaca kepekaan. Turunan adalah laju mutlak (satuan f per satuan x), sehingga ia ukuran yang tepat bila satuannya bermakna bagimu: meter jarak untuk setiap km/jam. Grafik f' di samping grafik f, seperti pada menggambar grafik turunan, memperlihatkan sekilas di mana f paling dan paling kurang peka.
Bagaimana mencari laju perubahan dari data dalam kode?
Bila yang kamu miliki pengukuran dan bukan rumus, turunan adalah hasil bagi selisih dari data: pakai numpy.gradient pada posisi untuk mendapat kecepatan, dan sekali lagi pada kecepatan untuk mendapat percepatan. Fungsi itu memakai selisih terpusat di bagian dalam data dan selisih sepihak di kedua ujung. Untuk kuadrat seperti jatuh bebas selisih terpusat eksak, sehingga kecepatan di bagian dalam tepat 9,8t dan percepatannya 9,8, sedangkan kedua nilai ujung meleset, karena selisih sepihak hanya akurat orde pertama.
import numpy as np t = np.linspace(0, 3, 7) # a reading every half second s = 4.9 * t**2 # distance fallen, in meters v = np.gradient(s, t) # velocity a = np.gradient(v, t) # acceleration print(np.round(v, 2)) # [ 2.45 4.9 9.8 14.7 19.6 24.5 26.95] print(np.round(9.8 * t, 2)) # [ 0. 4.9 9.8 14.7 19.6 24.5 29.4 ] (the exact velocities) print(np.round(a, 2)) # [4.9 7.35 9.8 9.8 9.8 7.35 4.9 ] (the exact value is 9.8) c = lambda x: x**3 - 6*x**2 + 15*x # the radiators' cost print(c(11) - c(10), 3*10**2 - 12*10 + 15) # 220 195: the next unit against the marginal cost
Menurunkan data membuat derau makin keras. Pengukuran nyata memiliki galat, dan turunan membagi selisih dua bacaan berdekatan dengan langkah waktu yang kecil, sehingga galat posisi yang kecil menjadi galat kecepatan yang lebih besar, dan menurunkan lagi membuatnya jauh lebih besar. Percobaan di bawah menambahkan derau acak sekitar 0,01 m (satu sentimeter) pada 301 bacaan posisi jatuh yang sama, berjarak 0,01 detik. Kecepatan dari bacaan itu meleset sekitar 0,7 m/s, dan percepatannya sekitar 60 m/s², yaitu enam kali nilai sebenarnya. Untuk mendapat laju yang berguna dari data berderau, haluskan datanya lebih dulu, cocokkan model seperti s=\frac12gt^2 padanya, atau pakai bacaan yang berjarak lebih jauh.
rng = np.random.default_rng(0) t = np.linspace(0, 3, 301) # a reading every 0.01 s s = 4.9 * t**2 + rng.normal(0, 0.01, t.size) # the same fall, with 1 cm of noise v = np.gradient(s, t) a = np.gradient(v, t) print(round(float(np.std(s - 4.9*t**2)), 4)) # 0.0102 position error, in m print(round(float(np.std(v[2:-2] - 9.8*t[2:-2])), 3)) # 0.716 velocity error, in m/s print(round(float(np.std(a[4:-4] - 9.8)), 1)) # 62.7 acceleration error, in m/s^2
#include <iostream>
#include <cstdio>
using namespace std;
int main() {
double t[7], s[7], v[7], a[7]; // a reading every half second
for (int i = 0; i < 7; i++) { t[i] = 0.5 * i; s[i] = 4.9 * t[i] * t[i]; } // distance fallen, in meters
v[0] = (s[1] - s[0]) / 0.5; // velocity: one-sided at the ends, central inside
v[6] = (s[6] - s[5]) / 0.5;
for (int i = 1; i < 6; i++) v[i] = (s[i + 1] - s[i - 1]) / 1.0;
a[0] = (v[1] - v[0]) / 0.5; // acceleration: the same, applied to the velocity
a[6] = (v[6] - v[5]) / 0.5;
for (int i = 1; i < 6; i++) a[i] = (v[i + 1] - v[i - 1]) / 1.0;
for (int i = 0; i < 7; i++) printf("%6.2f", v[i]); // 2.45 4.9 9.8 14.7 19.6 24.5 26.95
cout << endl;
for (int i = 0; i < 7; i++) printf("%6.2f", 9.8 * t[i]); // the exact velocities
cout << endl;
for (int i = 0; i < 7; i++) printf("%6.2f", a[i]); // the exact acceleration is 9.8
cout << endl;
cout << (11 * 11 * 11 - 6 * 11 * 11 + 15 * 11) - (10 * 10 * 10 - 6 * 10 * 10 + 15 * 10) << " "
<< 3 * 10 * 10 - 12 * 10 + 15 << endl; // 220 195: the next unit against the marginal cost
// noise grows with every derivative: readings every 0.01 s, each off by 0, +0.01 or -0.01 m
double noise[3] = {0.01, -0.01, 0};
double e[40], ve[40], ae[40], h = 0.01;
for (int i = 0; i < 40; i++) e[i] = noise[i % 3];
for (int i = 1; i < 39; i++) ve[i] = (e[i + 1] - e[i - 1]) / (2 * h);
double maxS = 0, maxV = 0, maxA = 0;
for (int i = 0; i < 40; i++) if (e[i] > maxS) maxS = e[i];
for (int i = 2; i < 38; i++) {
ae[i] = (ve[i + 1] - ve[i - 1]) / (2 * h);
if (ve[i] > maxV) maxV = ve[i];
if (ae[i] > maxA) maxA = ae[i];
}
printf("%.2f %.1f %.1f\n", maxS, maxV, maxA); // the error in m, in m/s and in m/s^2
return 0;
}
/* output:
2.45 4.90 9.80 14.70 19.60 24.50 26.95
0.00 4.90 9.80 14.70 19.60 24.50 29.40
4.90 7.35 9.80 9.80 9.80 7.35 4.90
220 195
0.01 1.0 75.0
*/Siapa yang pertama mengukur laju sesaat dan perubahan marjinal?
Laju pada satu saat adalah teka-teki selama dua ribu tahun sebelum kalkulus memberinya definisi, dan "margin" para ekonom tiba dua abad sesudahnya.
- Galileo. Dalam Discourses on Two New Sciences (1638) Galileo menunjukkan bahwa benda yang jatuh dari keadaan diam menempuh jarak sebanding dengan kuadrat waktu, s\propto t^2, yaitu hukum s=\frac12gt^2 yang dipakai di sini. Ia menemukannya dengan menggelindingkan bola pada papan miring, yang memperlambat geraknya cukup untuk diukur waktunya.
- Para Kalkulator Oxford. Para sarjana di Merton College, Oxford, pada 1330-an membedakan gerak beraturan dari gerak tak beraturan dan mendefinisikan "kecepatan sesaat" dengan kata-kata; teorema kecepatan rata-rata mereka digambarkan sebagai grafik laju terhadap waktu oleh Nicole Oresme sekitar 1350, berabad-abad sebelum turunan.
- Newton. Pada 1660-an Isaac Newton memperlakukan kecepatan sebagai fluksi posisi, laju perubahan besaran yang mengalir, dan percepatan sebagai fluksi kecepatan: turunan ditemukan, sebagian, untuk membicarakan gerak.
- Ekonomi marjinal. Augustin Cournot memakai turunan dalam bukunya tahun 1838 tentang teori matematika kekayaan untuk mencari keluaran yang memaksimalkan laba perusahaan. Kata "marjinal" dalam ekonomi berasal dari Friedrich von Wieser (1884), dan "revolusi marjinal" pada 1870-an menjadikannya pusat.
Kesalahan apa yang sering terjadi pada laju perubahan?
Kesalahan paling umum pada laju perubahan adalah sembilan hal berikut, masing-masing dengan pernyataan yang benar.
| Kesalahan | Yang benar |
|---|---|
| ❌ Laju dapat bernilai negatif | Laju adalah nilai mutlak kecepatan dan tidak pernah negatif; kecepatanlah yang memiliki tanda. |
| ❌ Percepatan negatif berarti benda melambat | Hanya bila kecepatannya positif. Benda dengan v<0 dan a<0 bergerak mundur dan makin cepat. |
| ❌ Saat kecepatan nol, percepatan juga nol | Batu di puncak lintasannya memiliki v=0 tetapi tetap a=-9,8 m/s^2. |
| ❌ Grafik s terhadap t adalah lintasan benda | Lintasannya adalah garis tempat benda bergerak; grafik memperlihatkan posisi terhadap waktu, dan gradiennya adalah kecepatan. |
| ❌ Jarak total sama dengan perpindahan | Perpindahan adalah s(t_1)-s(t_0); jarak menjumlahkan besar perubahan s di antara putaran balik, sehingga dapat lebih besar (12 m terhadap 4 m pada contoh). |
| ❌ Kecepatan rata-rata selalu (v_0+v_1)/(2) | Itu hanya berlaku bila percepatannya tetap. Kecepatan rata-rata adalah perpindahan per waktu. |
| ❌ Biaya marjinal adalah biaya total dibagi banyak satuan | Itu biaya rata-rata. Biaya marjinal adalah turunan c'(x), biaya satu satuan lagi. |
| ❌ Dengan tarif pajak marjinal 28% kamu membayar 28% dari seluruh penghasilan | Kamu membayar 28% dari setiap satuan penghasilan tambahan; tarif marjinal adalah (dT)/(dI). |
| ❌ Laju (dA)/(dr) dan laju (dA)/(dD) pada lingkaran sama | Keduanya berbeda karena peubahnya berbeda: (dA)/(dr)=2π r tetapi (dA)/(dD)=(π D)/(2)=π r, separuhnya. |
Latihan: uji pemahamanmu
Soal-soal ini mencampur semua yang dibahas di atas. Jika jawabanmu belum tepat, perhatikan petunjuk yang tersedia, lalu coba kembali.
Benar atau salah?
Tentukan tiap pernyataan Benar atau Salah.
- Kecepatan dapat bernilai negatif.
- Laju dapat bernilai negatif.
- Percepatan adalah turunan kecepatan.
- Jika kecepatan nol pada suatu saat, percepatannya juga nol.
- Biaya marjinal di x adalah turunan c'(x).
- Kecepatan rata-rata pada selang mana pun adalah (v_0+v_1)/(2).
Pilih semua yang benar
Pilih semua pernyataan yang benar tentang gerak sepanjang garis lurus.
- v=(ds)/(dt)
- a=(d^2s)/(dt^2)
- laju =|v|
- sentakan =(da)/(dt)
- a=(ds)/(dt)
Sebuah kecepatan
Sebuah benda berposisi s=t^2-3t+2 meter. Tentukan kecepatannya di t=2 detik, dalam m/s.
Jatuh bebas
Sebuah bola jatuh s=4,9t^2 meter dalam t detik. Berapa lajunya di t=3, dalam m/s?
Puncak lemparan
Sebuah batu memiliki tinggi s=49t-4,9t^2 meter. Seberapa tinggi ia naik (dalam m)?
Makin cepat atau makin lambat?
Pada suatu saat benda memiliki v=-3 m/s dan a=-2 m/s^2. Apa yang terjadi?
- bergerak mundur dan makin cepat
- bergerak mundur dan makin lambat
- bergerak maju dan makin cepat
- bergerak maju dan makin lambat
Jarak total
Sebuah benda berposisi s=t^3-6t^2+9t meter. Berapa jarak total yang ditempuhnya dari t=0 sampai t=4, dalam m?
Biaya marjinal
Biaya x radiator adalah c(x)=x^3-6x^2+15x. Tentukan biaya marjinal di x=10.
Mengapa taksirannya meleset
Untuk radiator itu, c'(10)=195 tetapi radiator ke-11 sebenarnya berbiaya c(11)-c(10)=220. Mengapa selisihnya?
- gradien c sedang naik, sehingga satu satuan penuh berbiaya lebih daripada yang ditunjukkan gradien di x=10
- turunannya salah dihitung
- biaya marjinal selalu lebih kecil daripada biaya sebenarnya
- fungsi biayanya bukan polinomial
Sebuah kubus
Kubus bersisi a memiliki volume V=a^3. Tentukan (dV)/(da) di a=4.
Kepekaan terhadap kecepatan
Jarak henti adalah s=0,21V+0,0063V^2 meter pada V km/jam. Tentukan (ds)/(dV) di V=100 (meter per km/jam).
Tarif pajak marjinal
Tarif pajak penghasilan marjinalmu 28% dan penghasilanmu naik Rp1.000.000. Kira-kira berapa tambahan pajak yang kamu bayar?
- Rp280.000
- Rp28.000
- 28% dari seluruh penghasilanmu
- Rp2.800.000
Ringkasan: turunan sebagai laju perubahan sekilas
- Laju perubahan: (dy)/(dx)=\lim(\Delta y)/(\Delta x) dalam satuan y per satuan x; ia bergantung pada peubah yang dipilih; \Delta y≈(dy)/(dx)\Delta x untuk langkah kecil.
- Gerak: v=(ds)/(dt) (tanda = arah), laju =|v|, a=(d^2s)/(dt^2), j=(da)/(dt); makin cepat bila v dan a bertanda sama; jarak menjumlahkan |\Delta s| di antara putaran balik, perpindahan adalah s(t_1)-s(t_0).
- Jatuh bebas: s=4,9t^2, v=9,8t, a=9,8, j=0; dilempar ke atas dengan v_0: puncak di (v_0)/(g), tinggi (v_0^2)/(2g), mendarat di (2v_0)/(g) dengan kecepatan -v_0.
- Marjinal: biaya marjinal c'(x)≈ c(x+1)-c(x), pendapatan marjinal r', laba marjinal r'-c'; tarif pajak marjinal adalah pajak atas satuan penghasilan berikutnya.
- Kepekaan: |f'| yang besar berarti perubahan kecil pada x membuat perubahan besar pada f (kacang polong Mendel, jarak pengereman).
- Data dan kode:
numpy.gradientuntuk kecepatan dan percepatan dari bacaan; setiap turunan memperbesar derau.
Glosarium: istilah penting
- Kecepatan
- Turunan posisi terhadap waktu; besarnya adalah laju dan tandanya adalah arah gerak sepanjang garis.
- Laju
- Nilai mutlak kecepatan, kemajuan tanpa memandang arah, yang tidak pernah negatif.
- Percepatan
- Turunan kecepatan terhadap waktu, yang juga turunan kedua posisi; ia mengukur seberapa cepat benda menambah atau kehilangan kecepatan.
- Sentakan
- Turunan percepatan terhadap waktu, yaitu turunan ketiga posisi; perjalanan tersentak-sentak bila percepatan berubah mendadak.
- Perpindahan
- Perubahan posisi dari awal sampai akhir selang waktu, diperoleh dengan mengurangkan posisi awal dari posisi akhir; ia dapat lebih kecil daripada jarak yang ditempuh.
- Biaya marjinal
- Turunan biaya produksi terhadap banyak satuan yang diproduksi, yang menghampiri biaya membuat satu satuan lagi.
- Pendapatan marjinal
- Turunan pendapatan terhadap banyak satuan yang terjual, yang menghampiri pendapatan tambahan dari menjual satu satuan lagi.
- Kepekaan terhadap perubahan
- Seberapa kuat suatu fungsi menanggapi perubahan kecil pada masukannya, diukur dengan besar turunannya: makin curam grafik, makin peka fungsi itu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa turunan posisi?
Turunan posisi terhadap waktu adalah kecepatan. Turunkan kecepatan dan kamu mendapat percepatan, yaitu turunan kedua posisi. Tanda kecepatan menyatakan arah gerak sepanjang garis, dan besarnya adalah laju.
Apa beda kecepatan dan laju?
Kecepatan adalah turunan posisi dan memiliki tanda yang memberi arah, sehingga dapat negatif. Laju adalah nilai mutlak kecepatan dan tidak pernah negatif. Mobil yang dikendarai pergi dan pulang dengan 50 kilometer per jam memiliki laju 50 di kedua arah tetapi kecepatan 50 lalu min 50.
Apa itu percepatan dalam kalkulus?
Percepatan adalah turunan kecepatan terhadap waktu, yaitu turunan kedua posisi. Satuannya satuan kecepatan per satuan waktu, seperti meter per detik kuadrat. Pada jatuh bebas di dekat Bumi ia tetap 9,8.
Apa itu sentakan?
Sentakan adalah turunan percepatan terhadap waktu, turunan ketiga posisi. Perjalanan terasa tersentak-sentak bila percepatan berubah mendadak, belum tentu bila ia besar. Pada jatuh bebas percepatannya tetap, sehingga sentakannya nol.
Bagaimana mengetahui apakah benda makin cepat atau makin lambat?
Bandingkan tanda kecepatan dan percepatan. Jika sama benda makin cepat, dan jika berlawanan ia makin lambat. Percepatan negatif dengan kecepatan negatif berarti bergerak mundur dan makin cepat, jadi percepatan saja tidak cukup.
Apa itu biaya marjinal?
Biaya marjinal adalah turunan biaya produksi terhadap banyak satuan yang dibuat. Ia menghampiri tambahan biaya membuat satu satuan lagi, dan hampiran itu baik bila gradien kurva biaya berubah pelan di dekat produksi saat ini.
Apa beda biaya marjinal dan biaya rata-rata?
Biaya rata-rata adalah biaya total dibagi banyak satuan, sehingga ia membagi seluruh biaya ke semua satuan. Biaya marjinal adalah turunan biaya total, biaya satuan berikutnya. Keduanya sama hanya pada tingkat produksi tertentu.
Seberapa jauh benda jatuh pada jatuh bebas?
Mulai dari keadaan diam di dekat permukaan Bumi dan mengabaikan hambatan udara, benda jatuh 4,9 kali kuadrat waktu dalam meter. Setelah 3 detik itu 44,1 meter, dan kecepatannya saat itu 9,8 kali waktu, yaitu 29,4 meter per detik.
Apa satuan sebuah turunan?
Satuan besaran yang diturunkan dibagi satuan peubahnya. Posisi dalam meter terhadap waktu dalam detik memberi meter per detik, dan biaya dalam rupiah terhadap satuan yang dibuat memberi rupiah per satuan. Mengganti peubah, seperti jari-jari menjadi diameter, mengubah angkanya.
Referensi
- Joel Hass, Christopher Heil, Maurice D. Weir et al. (2023). Thomas' Calculus: Early Transcendentals in SI Units (15th ed.), Section 3.4: The Derivative as a Rate of Change. Pearson.
- James Stewart (2015). Calculus (8th ed.), section 3.7: Rates of Change in the Natural and Social Sciences. Cengage Learning.
- Galileo Galilei (1638). Discorsi e dimostrazioni matematiche intorno a due nuove scienze (Discourses on Two New Sciences). Elsevier, Leiden.
- Augustin Cournot (1838). Recherches sur les principes mathématiques de la théorie des richesses. Hachette, Paris.
- NumPy Developers. NumPy reference: numpy.gradient. numpy.org. https://numpy.org/doc/stable/reference/generated/numpy.gradient.html.
Artikel terkait
- Turunan Fungsi Trigonometri: Turunan fungsi trigonometri dengan bukti: sin x dan cos x, lalu tan, cot, sec, dan csc, mengapa radian, gerak harmonik sederhana, turunan tingkat tinggi, dan kode.
- Aturan Turunan: Aturan turunan dengan bukti dan contoh: aturan konstanta, pangkat, kelipatan, jumlah, hasil kali, hasil bagi, turunan e^x, dan turunan tingkat tinggi.
- Linearisasi dan Diferensial: Linearisasi dan diferensial: hampiran garis singgung L(x) = f(a) + f′(a)(x − a), df = f′(x) dx, perkiraan, galat, dan perubahan persen, dengan contoh dan kode.
- Laju Terkait: Laju terkait: turunkan persamaan terhadap waktu untuk mencari laju yang dicari, dengan strategi empat langkah, enam contoh soal, tangga meluncur, dan kesalahan umum.